Ternyata Saya Seorang Yang Egois!!!

Masih berhubungan dengan postinga saya sebelumnya, kali ini saya akan menceritakan Akhir hari kemarin yang berakhir dengan pemberontakan oleh.. Saya..

Jadi dengan sistem Stock phisik yang baru ini, prosesnya jadi makin lama, contohnya : dulu 1 label stock bisa untuk beberapa pallet yang ditumpuk, sekarang 1 pallet 1 label… Jadi tumpukan yang datang ke meja saya makin banyak…

Singkat cerita, sore hari Bel kantor sudah meraung-raung nyuruh karyawan pulang, dan label stock baru aja naik 2 buku lagi…

Karena dari awal saya sudah malas memenuhi target input data harus selesai sore itu juga, jadi saya bersiap-siap langsung pulang walaupun datanya belum selesai, di tengah perjalanan menuju lapangan parkir, saya ditanya sama mmm.. apa ya kira-kira beliau adalah tangan kiri BOD ( Board Of Director ) Saya..

” Mita datanya udah selesai?” beliau bertanya

Saya bilang ” Belum, besok aja deh, pagi-pagi..” lalu beliau menjawab dengan nada tinggi ” Gak bisa, hari ini harus selesai! sampai jam 12 juga saya tunggu, kamu tau gak stock phisik itu tujuannya apa??!!!!”

Dasar saya memang pemalas dan saya baru tahu kalau saya bisa jadi pemberontak jadi saya bilang, akhirnya walau bapak itu masih ngomong saya langsung balik badan dan pergi, balik ke meja lagi buat nerusin pekerjaan yang malas saya teruskan..

Akhirnya saya lanjutin input lagi sambil monyong-monyong, kalau saya bilang saya monyong maksudnya memang saya memajukan bibir saya sejauh mungkin….

Bisa dibayangkan lah bekerja dengan hati gak ikhlas, menjadikan pekerjaan itu pekerjaan yang paling menyebalkan karena kita gak enjoy…

Setelah selesai saya langsung ngacir pulang…

Sampai di rumah baru sadar…. Ternyata tadi saya sudah jadi pemberontak, ngelawan perintah atasan, bukan sembarang atasan lagi, mending kalau hanya Manajer, beliau itu setingkat GM…

Dan betapasaya sudah egois untuk tidak melanjutkan pekerjaan hanya karena saya sudah lelah, padahal yang lain juga pasti lebih lelah….

Begitulah, semuanya berawal dari kejengkelan saya terhadap reaksi mereka yang bilang ” Ya udah, mbak nginput 2 kali aja..”

Saya langsung berfikir… enak sekali mereka nyuruh saya nginput 2 kali!! padahal mereka juga gak peduli betapa lelahnya saya input data 2 kali dengan label sebanyak itu, pekerjaan yang sangat tidak efisien menurut saya..

Hhhh.. sebuah perilaku yang sangat buruk, saya ini adalah seorang pemalas yang tidak bisa bekerja dibawah tekanan, maksudnya kalau saya sudah malas melakukan sesuatu karena awalnya ada rasa ketidak sukaan, makin ditekan untuk melakukan hal itu maka saya akan makin memberontak, kalaupun dikerjakan yaaahhh.. itu tadi kerja sambil monyong-monyong…..

Astagfirullah, kurang istighfar kemarin itu, entah kenapa kemarin emosi saya begitu tinggi????

5 Komentar »

  1. caplang™ Said:

    moody ya🙂

  2. mrsyusuf Said:

    Iya nih, setelah dianalisis ternyata penyakit moody saya kambuh Shishishishi…🙂

  3. erander Said:

    Dasar saya memang pemalas dan saya baru tahu kalau saya bisa jadi pemberontak

    Ego ada pada setiap manusia. Alangkah sakitnya hidup di dunia ini kalau semua manusia menggunakan hak Ego nya. Syukurlah Allah menurunkan Al Qur’an untuk mereduksi ego. Sehingga hidup menjadi lebih indah untuk dilalui.

    Pengalaman mbak Mita kerap terjadi dimana saja. Malas. Ego. Pemberontak adalah sifat2 dasar manusia. Oleh karena itu Allah memberi contoh sifat2 sebaliknya. Maha Pengasih. Maha Penyanyang. Maha Pemberi. Maha Pemaaf. Agar manusia sadar bahwa ada hal yang lebih baik untuk membuat hidup menjadi lebih indah.

    Saya sengaja quote pernyataan mbak Mita .. mbak sudah sadar akan kekeliruan. Tapi tetap “bangga” dengan kekeliruaan itu. Bukankah dikatakan bahwa merugilah orang yang tidak lebih baik dari hari kemaren. Semua itu adalah hak mbak Mita apakah akan tetap jadi pemberontak atau jadi orang ikhlas.

    Diluar sana .. banyak sekali orang2 yang mencari pekerjaan. Saat ini mbak Mita dilimpahkan banyak pekerjaan .. sampai2 ga bisa pulang pas bell berbunyi .. sampai2 kepala nyut2an .. tapi semua itu adalah rahmat Allah .. mbak Mita sedang diuji apakah mbak mensyukuri nikmat yang diberikan kepada mbak.

    Coba baca surat Ibrahim ayat 7 : Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih”.

    Tahu ga mbak .. saya dulu juga sering mendapat pekerjaan tambahan .. bikin laporan. Kalo saya emosi .. pasti saya tidak seperti sekarang. Saat itu saya mensyukuri nikmat karena diberi banyak kerjaan. Supaya kerjaan cepat, saya jadi “jago” bikin laporan. Ngerti apa yang harus saya lakukan supaya laporan cepat selesai.

    Subhanallah .. Dia sengaja memberi saya kesulitan supaya saya belajar bekerja lebih praktis dan simple. Dia sengaja memberi saya banyak hambatan supaya saya belajar mensiasati hidup agar lebih mudah.

    Don’t worry be happy.

  4. […] semua “berlindung” dari dalil2 yang diyakininya sebagai pembenaran. Mempertahankan ego masing2. Sehingga seorang sahabat gelisah dengan kondisi seperti ini. Padahal semua tahu bahwa […]

  5. mrsyusuf Said:

    Astagfirullah.. Bukan pak, saya sama sekali tidak bangga atas kemalasan saya, saya hanya sedang menganalisa kenapa kemarin itu saya jadi pemberontak, makanya di akhir saya tulis saya kurang istighfar, dan saya kurang ikhlas dalam menghadapi situasi tersebut… dengan saya analisa, saya jadi tahu sekarang saya harus lebih banyak ihklas dan bersyukur tentunya…
    Terima kasih sudah diingatkan…🙂


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: